IMG_4573Setelah dua malam sebelumnya sampai di Bangkok, baru hari ini kami benar-benar merasakan detak nadi City of Angels ini. Rencana kami hari ini adalah mengujungi beberapa obyek yang menjadi “must visit” di Bangkok, yaitu: Grand Palace, Wat Po dan Wat Arun yang lokasinya berdekatan. Jauh hari sebelum berangkat, saya sudah banyak melakukan riset kecil-kecilan melalui buku, majalah, blog, website dan milis terkait hal apa saja yang penting kita ketahui sebelum berkunjung ke obyek tersebut. Beberapa poin penting yang saya rangkum dan hasil pandangan mata di lokasi adalah:

1. Dari daerah Khaosan Road, untuk menuju ke Gand Palace bisa ditempuh dengan berjalan kaki. jaraknya cukup dekat, bisa ditempuh dalam 15 menit berjalan kaki. Tidak disarankan untuk menaiki tuk-tuk karena besarnya potensi scam. Scam seperti apa yang bisa terjadi pada kita, akan saya jelaskan pada poin 3.

2. Saat berjalan kaki menuju Grand Palace, anda akan melewati sebuah taman besar. Berdasarkan informasi yang saya peroleh, di taman tersebut ada beberapa orang yang sengaja melempar makanan burung di depan kita, sehingga burung banyak yang berkerumun. Setelahnya mereka akan meminta uang pengganti makanan tersebut kepada kita, walaupun kita tidak meminta mereka untuk menyebar makanan burung tersebut. Cara kami untuk menghindarinya adalah tidak melewati taman tersebut. Kami memilih berjalan di trotoar seberang jalan taman.

3. Setelah sampai di Grand Palace, cari pintu utama yang posisinya ada di ujung kanan dari pertigaan jalan setelah taman tadi. Bila kita salah pintu, kemungkinan besar kita akan terkena scam. ada orang yang berdiri di dekat pintu yang BUKAN utama tersebut, dan pintu itu tertutup. Orang tersebut akan mengatakan bahwa Grand Palace belum buka, dan anda akan ditawarkan untuk mengambil paket kunjungan ke beberapa kuil (Wat) kecil di Bangkok menggunakan tuk tuk. Harga yang mereka tawarkan cenderung murah sehingga banyak turis terperdaya. Kenyataannya kunjungan Wat tersebut tidak sesuai dengan kesepakatan awal dan ujung-ujungnya kita akan “dimampirkan” di toko souvenir perhiasan setempat. Toko souvenir tersebut nampaknya sudah bekerja sama dengan supir tuk-tuk dan memaksa anda untuk membeli dengan harga yang tidak masuk akal mahalnya. Kami sendiri setelah selesai kunjungan dari Grand Palace, ketika berjalan kaki menuju Wat Po, melihat secara langsung orang yang sedang berupaya memperdaya pasangan turis, dan untungnya turis tersebut paham dengan muslihatnya dan pergi meninggalkan orang tersebut.

IMG_4703

Grand Palace

4. Tiket masuk Grand Palace ketika itu sekitar 350 THB. Cukup mahal memang, namun sebenarnya tiket ini termasuk bisa digunakan untuk masuk ke Dusit Palace di belahan lain kota Bangkok yang berlaku untuk 7 hari setelah pembelian tiket. Komplek Grand Palace merupakan area yang sakral karena merupakan tempat tinggal raja Siam sejak pindah dari Ayyuthaya ratusan tahun sebelumnya. Pengunjung boleh mengambil gambar sepuasnya, namun pengunjung wajib memakai celana panjang atau rok panjang yang menutup kaki di area Grand Palace ini. Bagi pengunjung yang kebetulan tidak memakai celana/rok panjang bisa menyewa di pintu masuk dengan menitipkan uang deposit (100 THB) yang akan diambil lagi ketika akan keluar nantinya.

Kompleks Grand Palace sendiri menurut saya cukup luas.. didominasi oleh banyak kuil dan tempat pemujaan/doa masyarakat Budha Siam. Saking luasnya komplek Grand Palace ini, adek saya sempat tidak sanggup melanjutkan perjalanan berkeliling kompleks. Kondisi Grand Palace waktu itu juga cukup ramai wisatawan, sehingga kami memutuskan untuk tidak berlama-lama disana.

page

Wat Pho

Kemudian kami melanjutkan perjalanan ke Kuil Wat Pho yang lokasinya tidak jauh dari Grand Palace. Untuk masuk Wat Pho sendiri seharusnya kami membayar 50 THB, namun karena sepertinya tidak wajib, maka kami pun melewatkan loket dengan berlenggang kangkung saja hehe.. lumayan hemat 150 THB. Komplek Wat Pho dengan ukuran jauh lebih keci daripada Grand Palace ini terkenal dengan Patung Budha tidur berlapis emas dengan ukuran raksasa.

Setelah puas mengambil foto, sebenarnya kami ingin melanjutkan ke Wat Arun di seberang sungai Chao Phraya. Namun karena waktu yang terbatas, kami memutuskan untuk langsung ke Mall MBK. Dari Wat Po kami berjalan kaki ke arah barat menuju pasar di samping sungai Chao Phraya. Di balik pasar itu ada dermaga kecil bernama Ta Thien Pier. Pier ini tempat yang sama bagi pengunjung yang akan menyebrang menuju Wat Arun. Kami sendiri akan naik boat menuju Central Pier untuk berganti menaiki BTS Skytrain. Saya cukup kagum dengan pemerintah Bangkok yang masih menjaga transportasi sungainya, dan terintegrasi dengan moda transportasi umum lainnya. Harga tiket boatnya cukup murah, kalau tidak salah sekitar 15 THB.

Chao Phraya boat & Bangkok Sky Train

Chao Phraya boat & Bangkok Sky Train

Dari Central Pier, kami berjalan kaki melalui connecting walkway menuju stasiun BTS Saphan Taksin. Tarif BTS dari Taksin menuju Siam station adalah 30 THB. Sampai di Siam station kami kembali dimanjakan karena terdapat connecting walkway menuju beberapa pusat perbelanjaan terkenal di Bangkok seperti MBK Mall, Siam Paragon, Discovery Shopping Mall, Platinum Plaza dll.